Banner Maker

SELAMAT DATANG & SELAMAT MENIKMATI BLOG INI

Minggu, 20 Agustus 2017

McGregor Sesumbar Bakal Jadi Dewa Tinju

 Hasil gambar


Las Vegas - Petarung Mixed Martial Artial (MMA), Conor MCGregor , sesumbar bakal melabeli dirinya sebagai Dewa Tinju jika berhasil mengalahkan Floyd Wayweather Jr dalam duel terpanas abad ini yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, 26 Agustus 2017.
Meski menorehkan sejumlah prestasi di UFC, Conor McGregor tetap menjadi kuda hitam pada pertarungan menghadapi Mayweather. Alasannya, McGregor tak punya pengalaman bertarung di arena tinju profesional.

Namun, MCGregor tak ingin dianggap sebagai petinju pemula. Petarung asal Irlandia tersebut mengaku telah berlatih tinju sebelum menjadi atlet MMA.
"Saya akan menjadi orang pertama yang berhasil menjadi pemenang di kategori MMA dan tinju setelah 26 Agustus nanti," ujar McGregor dikutip dari Sportinglifer, Sabtu (12/8/2017).
"Tinju bukanlah hal yang baru buat saya. Saya akan membungkam semua orang yang menganggap saya sebagai kuda hitam dan membuktikan diri bahwa saya akan menjadi dewa tinju setelah mengalahkan Mayweather," sambungnya.
Waktu pertandingan tinggal menghitung hari. Baik Conor McGregor maupun Floyd Mayweather masih fokus pada latihan ketangguhan fisik dan teknik demi meraih kemenangan pada pertandingan yang disebut-sebut bakal menyedot perhatian dunia sekaligus mencetak sejarah tersebut.

Dirgahayu Indonesiaku


Sejak dikumandangkan 72 tahun yang lalu, setiap 17 Agustus bangsa Indonesia dengan suka cita merayakan kemerdekaan. Di penjuru Nusantara digelar upacara bendera mulai dari tingkat kecamatan hingga Istana Negara.
Di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, Kalimatan Timur, upacara bendera diwarnai hujan yang turun sejak pagi. Tetapi hal itu tidak menyurutkan 31 pelajar SMA dan SMK yang bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka. Tanah lapang berlumpur membuat pakaian mereka kotor dan bersusah payah melangkah di tanah yang becek. Beberapa anggota paskibraka bahkan sepatunya terlepas, namun mereka melanjutkan tugasnya hingga selesai.
Pengibaran bendera juga digelar di Istana Negara. Upacara diawali dari Monas dengan parade kirab yang diikuti 21 kerajaan dari Sabang sampai Merauke. Arak-arakan bergerak ke arah Istana dengan drumband.
Upacara bendera yang dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi berlangsung khidmat. Ada yang berbeda pada upacara bendera kali ini, di mana presiden, wakil presiden, dan seluruh tamu undangan mengenakan pakaian adat Nusantara. Hal ini menggambarkan Indonesia yang terdiri dari beragam suku bangsa tetapi tetap satu Indonesia.
Kehadiran presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan presiden kelima Megawati Soekarnoputri memberikan warna tersendiri pada upacara HUT RI ke 72 di Istana Merdeka. Keduanya sempat bersalaman sambil saling melempar senyum.
Menurut anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila, Mahfud MD, kemerdekaan memiliki banyak makna positif yang harus disyukuri anak bangsa saat ini.
Kemerdekaan perlu dirayakan untuk mengenang jasa para pahlawan. Tetapi, yang lebih penting lagi adalah meraih cita-cita kemerdekaan.
Banyak hal sudah dicapai, termasuk pembangunan Trans Papua. Membangun di Papua bukan hal mudah karena harus membelah hutan, gunung, dan menyeberangi sungai. Trans Papua menghubungkan kota-kota besar dan wilayah pedalaman mulai dari Sorong di Papua Barat hingga Merauke Papua sepanjang 4.330 kilometer.
Tidak hanya pemerintah, masyarakat pun bisa ikut berkontribusi mengisi kemerdekaan mulai dari diri sendiri.
Namun demikian, masih banyak tantangan yang harus diselesaikan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Korupsi dan narkoba menjadi salah persoalan yang harus dituntaskan.
Korupsi terjadi mulai dari tingkat desa, kabupaten, provinsi, bahkan pejabat negara seperti hakim, polisi, menteri, hingga anggota DPR.
Indonesia juga masih menjadi salah satu tujuan utama penyelundupan narkoba. Beberapa waktu lalu polisi mengungkap upaya penyelundupan satu ton sabu di Anyer, Serang, Banten. Berdasarkan penelitian, dua dari 100 orang pelajar dan mahasiswa menyalahgunakan narkotika.
Mengisi Kemerdekaan sesungguhnya perjuangan terus menerus mencapai cita-cita bangsa. Yaitu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Kamis, 17 Agustus 2017

jadwal MotoGp

klik link di bawah ini


Turun Minum, Indonesia Ungguli Filipina 2-0



Turun Minum, Indonesia Ungguli Filipina 2-0

Kuala Lumpur - Timnas Indonesia menutup babak pertama laga Grup B SEA Games 2017 kontra Filipina dengan skor 2-0.

Indonesia langsung menekan sejak menit awal pertandingan dan mendapat hasilnya di menit ketujuh ketika Septian David Maulana mencatatkan namanya di papan skor.

Dari sisi kanan, crossing I Putu Gede menemui Septian David dan dia bisa menyontek bola meski dikawal pemain lawan. Bola mengarah ke tiang jauh tanpa bisa dihalau kiper Filipina.

Setelah gol cepat itu, Indonesia bermain lebih agresif lagi untuk mencari gol tambahan lagi. Serangan dari sisi sayap masih jadi andalan Indonesia untuk mencari gol tapi ketidaktenangan para pemainnya dalam mengeksekusi peluang membuat gol urung terjadi.

Ezra Walian yang dipasang sebagai striker tunggal kesulitan menciptakan peluang mengingat suplai bola yang kurang dari lini tengah plus penjagaan ketat dari dua bek tengah.

Sementara, Filipina yang lebih banyak bertahan mampu mengancam sesekali lewat serangan balik. Jeremiah Borlongan dan Javier Augustine Gayoso jadi andalan Filipina untuk bikin gol.

Salah satunya di menit ke-38 namun tandukan Joshua Jake Crommen masih melenceng dari sasaran.

Indonesia akhirnya mampu menambah gol lagi sebelum turun minum, tepatnya di menit pertama tambahan waktu. Mendapat umpan terobosan dari Septian David, Muhammad Hargianto yang ada di kotak penalti dengan cepat mencocor bola melewati hadangan kiper Filipina Ray Joseph.

Skor 2-0 menutup babak pertama.

Susunan Pemain

Indonesia: Ajie, Hansamu, Ricky, Putu, Hehanusa, Evan, Hargianto, Saddil, Yabes, Septian, Ezra

Filipina: Ray, Jarvis, Daniel, Yoshiharu, Junel, Julian, Joshua, Kou Ichi, Lapas, Borlongan, Gayoso